Trend Baru Social Networking: Location Based
Baru-baru ini saya mencoba sebuah jejaring sosial online yang bernama Koprol. Layanan ini ternyata memang cukup baru dan diklaim merupakan buatan lokal Indonesia. Walau mendaftarnya tidak ribet, namun awalnya saya sempat bingung. Sekilas jejaring sosial ini mirip kombinasi antara Plurk dan Twitter. Mirip Plurk pada model display thread dan komentar (respon)-nya, dan mirip Twitter pada Mention-nya :D
Setelah coba-coba dan minta diajari oleh Koprolers (apa ya namanya :D ) terdahulu, akhirnya saya mulai sedikit-sedikit memahami kelebihan dari jejaring sosial ini. Yang cukup membedakan dengan yang lain adalah Koprol ini merupakan online location based social networking, yang artinya kurang lebih jejaring sosial berbasis lokasi. Maksudnya, kita bisa berbagi pesan alias “status” dengan orang-orang di mana kita sedang berada saat itu. (woot)
Contoh kongkretnya, misal saya masuk (login/check in) ke lokasi yang bernama “Sleman, Yogyakarta”, maka saya bisa melihat siapa saja yang saat itu sedang berada di daerah yang sama (Sleman, Yogyakarta). Jika saya menuliskan sebuah status atau pesan, maka status itu bisa dibaca dan ditanggapi oleh orang-orang yang berada dalam satu lokasi yang sama dengan saya. Cukup unik, apalagi ketika misalnya kita masuk ke sebuah lokasi baru, maka orang-orang akan mengucapkan “Selamat datang di sini,” pada kita. Kita bisa bertanya-tanya pada orang yang berada di daerah tersebut. Tanya alamat jika tersesat misalnya (goodluck)
Karena berbasis lokasi pula kita bisa sangat terbantu untuk mencari informasi tentang tempat-tempat publik misalnya. Dengan bantuan Google Maps yang ada di dalamnya, kita bisa tahu tempat-tempat menarik di sekitar kita sedang berada, sekaligus dengan review oleh orang-orang tentangnya. Misal rumah makan, tempat wisata, dsb. (hungry)
Saya melihatnya ini bakal menjadi sebuah trend baru tahun 2010. Bahkan Twitter pun sebenarnya juga mulai mengimplementasikan location based ini. Memang jika dikemas sedemikian rupa dan publikasi yang masif juga, pasti akan lebih banyak yang tertarik lagi. Saya membayangkan suatu saat saya sedang berpergian ke luar kota lalu memasuki daerah yang asing di sana, saya bisa bertanya pada orang-orang yang kebetulan sedang online di daerah yang sama. “Awas macet lewat sini, awas jalan rusak di sana,” Atau misalnya ketika masuk sebuah rumah makan, maka ada ‘ucapan’ selamat datang dan info promo dari pihak restoran via Koprol :D
Coba baca ini: Mari Kita Koprol dan lalu kita ber-Koprol ria (headspin)


Pingback: First Gathering of Koprol Chapter Jogja and Solo « Welcome to my words